• Sumo

Awalnya karena webmail dirasakan cukup berat, apalagi klo ada attachment yang gede 🙂
Langkah awal:

1. Install postfix, dovecot, fetchmail dan procmail, untuk melihat apakah sudah terinstall atau belum, pada Fedora Core bisa menggunakan

$ rpm -qa | grep postfix
postfix-2.5.5-1.fc10.i386

yang berarti sudah terinstall postfix-2.5.5-1
Sedangkan pada Debian atau Ubuntu bisa menggunakan perintah

$ dpkg -l | grep postfix

Dan untuk menginstall package yang dibutuhkan, bisa menggunakan perintah

Fedora

$ sudo yum install postfix dovecot fetchmail procmail

Ubuntu

$ sudo apt-get install postfix dovecot fetchmail procmail

Setelah semua terinstall, sekarang kita perlu mengedit file-file konfigurasi dari main.cf, dovecot.conf dan membuat .fetchmailrc, .procmailrc. Khusus untuk .fetchmailrc & .procmailrc dibuat pada $HOME.

$ sudo vi /etc/postfix/main.cf

pada baris relayhost =, isikan dengan server smtp yang digunakan misalnya

relayhost = smtp.telkom.net

 

Selanjutnya edit file dovecot.conf, disini untuk login ke pop3 local menggunakan file /etc/passwd dan tidak menggunakan ssl

protocols = pop3
listen = *
ssl_disable = yes
disable_plaintext_auth = no
log_timestamp = “%Y-%m-%d %H:%M:%S “
default_mail_env = maildir:/home/%u/Maildir/%u
protocol pop3 {
login_executable = /usr/lib/dovecot/pop3-login
mail_executable = /usr/lib/dovecot/pop3
pop3_enable_last = no
pop3_uidl_format = %08Xu%08Xv
}
auth default {
mechanisms = plain
passdb pam {
}
userdb passwd {
}
user = root
}
plugin {
}

Buat username yang akan menerima email ini, misalnya

$ sudo useradd -m -d /home/anif-s /bin/bash anif
$ passwd anif

disini password untuk username anif tidak harus sama dengan password email, karena hanya dipake oleh mail client seperti thunderbird untuk terkoneksi ke pop3 local.

Sekarang buat .fetchmailrc dan .procmailrc di $HOME (variable $HOME, berarti home direktori dari user yang akan diambil emailnya), agar permission dari file ini tetap menjadi milik user yang bersangkutan, login terlebih dengan username yang bersangkutan

$ sudo -i -u anif

buat file .fetchmailrc

$ vi .fetchmailrc
set syslog;

server alamat_pop_server
proto pop3
uidl user nama_login_email
password pass_login_email
keep
mda “/usr/bin/procmail -m ~/.procmailrc”

untuk .procmail isikan

$ vi .procmailrc
UMASK=007
PATH=/usr/bin:/usr/local/bin
MAILDIR=$HOME/Maildir/
DEFAULT=$HOME/Maildir/nama_user/
LOGFILE=$HOME/procmail.log
SHELL=/bin/sh
:0:
* ^To:.*nama_email (ex: alamat.email)
/home/nama_user/Maildir/nama_user/

Rubah hak akses dari .fetchmailrc menjadi 0710 dengan perintah

$ chmod 0710 .fetchmailrc

Sekarang kita tambahkan baris berikut pada crontab

$ crontab -e
*/2 * * * * /usr/bin/fetchmail -f .fetchmailrc

yang berarti .fecthmailrc akan dieksekusi setiap 2 menit sekali, untuk melihat prosesnya bisa melihat log dari mail pada /var/log/maillog (Fedora) atau /var/log/mail.log (Ubuntu)

$ sudo tail -f /var/log/maillog

Jika tidak ada error yang muncul pada log berarti proses fetchmail sudah berjalan dengan baik